Tingkat Pengetahuan dan Pendidikan Ibu tentang Karies Gigi dengan Jumlah Karies pada Siswa Sekolah Dasar
Abstract
Karies gigi adalah kerusakan jaringan keras gigi yang disebabkan oleh asam yang dihasilkan dari interaksi mikroorganisme, saliva, dan sisa makanan. Memasuki usia pra sekolah, anak-anak sangat menyukai makanan manis yang dapat menyebabkan karies gigi. Pengetahuan ibu tentang karies gigi akan menentukan status kesehatan gigi pada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan pendidikan ibu tentang karies gigi dengan jumlah karies pada SD Negeri Putren Pleret Bantul Yogyakarta. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu dan anak SD Negeri Putren Pleret Bantul Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh dengan jumlah sampel 40 responden masing-masing ibu dan anak. Pengolahan data dilakukan dengan tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang karies gigi memiliki kriteria baik sebesar 37.00% dan jumlah karies kriteria banyak sebesar 42.50%. Kesimpulannya yaitu tingkat pengetahuan ibu tentang karies dengan kriteria baik dengan jumlah karies anak kriteria banyak sebesar 55.00%.
References
Dinkes DIY. (2016). Profil Kesehatan DIY Tahun 2016. Yogyakarta: Dinkes DIY.
Haile,et al. (2016). Exploring spatial variations and factors associated with childhood stunting in Ethiopia: spatial and multilevel analysis. Eithopia: BMC Pediatrics.
Hamadi, et al. (2015.). Gambaran Pengetahuan Orang Tua Tentang Pencegahan Karies dan Status Karies Murid SD Kelurahan Mendino Kecamatan Kintom Kabupaten Banggi. Jurnal e-Gigi (eG),Vol.3 Nomor 1.
Jayanti, C. D. . (2012). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Karies Gigi dengan Kejadian Karies Karies Gigi Pada Anak TK Aisyiyah Kateguhanan Sawit Boyolali. Skripsi Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Kidd & Bechal. (2013). Dasar-Dasar Karies Penyakit dan Penanggulangannya. Jakarta: EGC.
Noreba. (2015). Gambaran Pengetahuan dan Sikap Orang Tua Siswa Kelas I dan II SDN 005 Bukit Kapur Dumai Tentang Karies Gigi. Jurnal Jom FK Volume 2 Nomor 2.
Notoatmodjo, S. (2013). Pendidikan Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notohartojo & Ghani. (2015). Pemeriksaan Karies Gigi Pada Beberapa Kelompok Usia Oleh Petugas dengan Latar Belakang Berbeda di Provinsi Kalimantan Barat. Buletin Penelitian, Vol. 43, No 4, Desember 2015, 257-264.
Nurfauzia. (2017). Gambaran Karakterristik Pada Anak Usia Praseklah (3-6) Tahun dengan Karies Gigi di Ciputat Timur. Jakarta. Skripsi Universitas Islam Negeri Hidayatullah Jakarta.
Oktarina dan Yurika. (2019). Perilaku Pemenuhan Gizi pada Ibu Menyusui di Beberapa Etnik di Indonesia. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan Volume 22 Nomor 4 Oktober 2019, 236-244.
Pintauli, S. (2012). Menuju Gigi dan Mulut Sehat. Medan: USU Press.
Pratiwi, D. . (2012). Gigi Sehat dan Cantik Perawatan Praktis Sehari-hari. Jakarta: Kompas.
Purwaka, D.P. (2014). Hubungan Antara Tingkat Pendidikan, Pengetahuan, dan Perilaku Ibu Terhadap Status Karies Pada Anak Usia Prasekolah di TK Laksmi, Kartasura, Kab. Sukoharjo. Skripsi Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Rakhmanto, E.C. (2017). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Kesehatan Gigi dengan Perilaku Menjaga Kesehatan Gigi Pada Anak Usia 6-12 Tahun di Desa Mudal Temanggung. Skripsi Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Riskesdas. (2013). Riset Kesehatan Dasar 2013. Jakarta: Kemenkes RI.
Rizka & Muhlisin. (2012). Hubungan Antara Pengetahuan Orang Tua Tentang Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Kejadian Karies Gigi Pada Anak di SDN Jateng Keranganyar. Skripsi Fakultas Ilmu Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Tarigan, R. (2012). Karies Gigi. Edisi 2. Jakarta: Kedokteran EGC.
Yuliasri & Vatmawati. (2014). Gambaran Pengetahuan Ibu tentang Karies Gigi Pada Balita. Yogyakarta. KTA Akademi Kebidanan Ummi Khasanah.



