Deteksi Dini Stunting di TK Negeri Surapati
Abstract
Stunting merupakan masalah yang sangat penting untuk segera ditanggulangi. Prevalensi stunting saat ini masih diatas dari target WHO. Sehingga hal inilah yang memerlukan sebuah pengabdian masyarakat terkait dengan deteksi dini stunting di TK Negeri Surapati Buleleng. Tujuan dari pengabdian ini adalah melakukan deteksi dini stunting pada anak TK sehingga penanganan lebih dini dapat dilakukan. Metode dari pengabdian masyarakat adalah tahap perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Sasaran dari pelaksanaan pengabdian ini adalah seluruh siswa di TK Negeri Surapati Buleleng sejumlah 64 siswa. Pelaksanaan ini dibantu oleh berbagai pihak meliputi Kepala Sekolah, Guru dan mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian masyarakat selama rentang waktu bulan Agustus-Desember 2019. Deteksi ini dilakukan secara berkala untuk menilai tinggi badan dan berat badan. Hasil dari pengabdian menemukan bahwa rata-rata berat badan dan tinggi badan meningkat secara signifikan selama waktu pengabdian dilakukan. Walaupun nilainya tidak besar. Kesimpulannya adalah pengabdian masyarakat yang dilakukan berhasil untuk meningkatkan rata-rata berat dan tinggi badan siswa TK Negeri Surapati Buleleng.
References
Adistie, F., Lumbantobing, V. B. M., & Maryam, N. N. A. (2018). Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Deteksi Dini Stunting dan Stimulasi Tumbuh Kembang pada Balita. Media Karya Kesehatan, 1(2), 173–184. https://doi.org/10.24198/mkk.v1i2.18863
Apidianti, S. P., & Yunita, E. (2018). Pendidikan Kesehatan “ Optimalisasi Gizi Dan Kesehatan Dalam 1000 Hpk Sebagai Upaya Deteksi Dini Stunting .” Seminar Nasional Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat (SENIAS) – Universitas Islam Madura, 293–295.
Diana, M. (2017). Psikologi Bermain Anak Usia Dini. Kencana.
Fauzi, I. (2020). Indonesia Urutan ke-4 Dunia, DPR Ingatkan Pemerintah Soal Stunting. Jawa Pos. https://www.jawapos.com/nasional/politik/23/06/2020/indonesia-urutan-ke-4-dunia-dpr-ingatkan-pemerintah-soal-stunting/
Kementerian Kesehatan RI. (2017). Data Pusat Informasi Profil Kesehatan Indonesia.
Laili, U., & Andriani, R. A. D. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS, 5(1), 8. https://doi.org/10.32528/pengabdian_iptek.v5i1.2154
Maryunani, A. (2010). Ilmu Kesehatan Anak dalam Kebidanan. CV Trans Info Media.
Maya, C. (2020). Dua Kabupaten Ini, Prevalensi Stuntingnya Tertinggi di Bali. Bali Post. https://www.jawapos.com/nasional/politik/23/06/2020/indonesia-urutan-ke-4-dunia-dpr-ingatkan-pemerintah-soal-stunting/
Megawati, G., & Wiramihardja, S. (2019). Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Dalam Mendeteksi Dan Mencegah Stunting. Dharmakarya, 8(3), 154. https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v8i3.20726
Sefrina, L. R., & Elvandari, M. (2020). Pelatihan penilaian status gizi pada guru dalam rangka deteksi siswa. Jurnal Aplikasi Iptek Untuk Masyarakat, 9(1), 4–7.
Sulistyaningsih, E., Dewanti, P., & Pralampita, P. W. (2019). Peningkatan Kemampuan dan Kemandirian Pengentasan Stunting melalui Pemberdayaan Petani Desa Sukogidri Kecamatan Ledokombo Jember. Warta Pengabdian, 13(1), 22. https://doi.org/10.19184/wrtp.v13i1.9365
Suryanis, I., Putri, N. W., & Riaty, Z. (2019). Bilik Pantau Tumbuh dan Kembang (Tumbang) Balita Pada 10 Nagari Stunting di Pasaman Barat. Jurnal Hilirisasi IPTEKS, 2(3), 208–216.
Ulfa, M. (2018). Analisa Deteksi Dini dan Stimulasi Perkembangan Anak Usia Prasekolah. Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 6(3), 200. https://doi.org/10.33366/cr.v6i3.1002
Walker, S., Chang, S., Powell, C., Simonoff, E., Grantham, & McGregor, S. (2007). Early childhood stunting is associated with poor psychological functioning in late adolescence and effects are reduced by psychosocial stimulation. J Nutr, 137(9), 2464.
Yuliani, E., Yunding, J., Irfan, I., Haerianti, M., & Nurpadila. (2018). Pelatihan Kader Kesehatan Deteksi Dini Stunting Pada Balita di Desa Betteng. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 01, 41–46.



