Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Kelor (Moringa Oleifera) terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah pada Lansia DM Tipe II

  • Safitri Safitri STIKES Citra Delima Bangka Belitung
  • Indri Puji Lestari STIKES Citra Delima Bangka Belitung
  • Nurwijaya Fitri STIKES Citra Delima Bangka Belitung
Keywords: daun kelor, DM tipe II, lansia

Abstract

Lansia dengan diabetes memiliki tingkat kematian dini lebih tinggi, cacat fungsional, dan penyakit penyerta, seperti hipertensi, penyakit jantung koroner, dan stroke, dibandingkan mereka yang tidak menderita diabetes. Rebusan daun kelor dapat digunakan sebagai alternatif untuk menurunkan kadar glukosa darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun kelor (moringa oleifera) terhadap penurunan kadar glukosa darah pada lansia DM tipe II di wilayah kerja Puskesmas Toboali Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimen dengan pendekatan pre dan post test with control group. Populasi dalam penelitian ini adalah 221 lansia yang menderita DM tipe II di wilayah kerja Puskesmas Toboali pada tahun 2022. Besaran sampel dalam penelitian ini adalah 16 responden pada masing masing kelompok yang dipilih dengan tekhnik consecutive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya perubahan kadar gula darah hasil pengukuran sebelum dan sesudah pemberian daun kelor dengan p-value = 0,000 < α (0,05). Hal ini menunjukkan ada pengaruh pemberian rebusan daun kelor terhadap penurunan kadar gula darah pada lansia DM tipe II di wilayah kerja Puskesmas Toboali Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2022. Saran dari penelitian ini adalah agar instansi pelayanan kesehatan untuk meningkatkan tatalaksana diabetes melitus pada lansia menggunakan obat-obatan herbal dari tanaman daun kelor sebagai terapi pendamping farmakologi.

References

Age, S. P. (2021). Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Kelor Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Diabetes Melitus. Journal Health & Science: Gorontalo Journal Health and Science Community, 5(2), 252-257.

American Diabetes Association. (2020). Introduction : Standards of medical care in diabetes-2021. Diabetes Care, 44, 1-2. https://doi.org/10.2337/dc21-Sint. American Diabetes Association. (2017). “Standards of Medical Care in Diabetes 2017”. Vol. 40. USA : ADA

Amalia S. (2019). Perawatan Lansia Oleh Keluarga Dan Care Giver. Jakarta : Bumi Medika

Alethea. T & Ramadhian. MR. (2017). Efek antidiabetik pada daun kelor, Jurnal Majority. vol.4, no.9, hlm.118-122.

Anis, C., Sekeon, S. A., & Kandou, G. D. (2017). Hubungan Antara Diabetes Melitus (Hiperglikemia) Dengan Kualitas Hidup Pada Lansia Di Kelurahan Kolongan, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon. KESMAS, 6(3)

Azizah. (2019). Keperawatan lanjut usia.Yogyakarta: Graha Ilmu

Brunner & Suddrath. (2015). Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta : EGC.

Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangak Belitung. (2022). Data Kejadian Diabetes Melitus di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2019-2021

Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Selatan. (2021). Data Kejadian Diabetes Melitus di Kabupaten Bangka Barat tahun 2019- 2021.

Fatimah, Restyana Noor. (2015). Diabetes Melitus Tipe 2. J Majority vol 4 no 5 (101-93)

Friska, B. et al. (2020) ‘The Relationship Of Family Support With The Quality Of Elderly Living In Sidomulyo Health Center Work Area In Pekanbaru Road’, Jurnal Proteksi Kesehatan, 9(1), pp. 1–8. doi: 10.36929/jpk.v9i1.194.

Fowler, M. J. (2014) ‘Microvascular and Macrovascular Complications of Diabetes’, 26(2), pp. 77–82. doi: http://dx.doi.org/10.2337/diaclin.26.2. 77

Ignatavicius, D. D., Workman, M. L., & Winkelman, C. (2016). Medical Surgical Nursing: Patient Centered Collaborative Care (8th ed.). Missouri: Elsevier.

International Diabetes Federation. (2021) IDF Diabetes Atlas. Available at: http://www.diabetesatlas.org/resource s/2021-atlas.html.

Internasional Diabetes Federation (IDF). (2015). Diabetic Atlas (Serial Online). Diunduh dari http://.idf.org/idf- diabetes-atlas-seventh-edition.

Juanita., Safitri, & Citra . P. (2016). Hubungan Basic Conditioning Factors dengan Kualitas Hidup Lanjut Usia dengan Diabetes Melitus Di RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Vol. VII. No 1. Idea Nursing Jurnal. ISSN: 2087-2879. 2016.

Kartinah, K., & Sudaryanto, A. (2014). Masalah psikososial pada lanjut usia. Jurnal Berita Ilmu Keperawatan, 1(2), 93-96.

Kemenkes RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia 2021. In Profil Kesehatan Provinsi Bali.

http://www.depkes.go.id/resources/d ownload/pusdatin/profil- kesehatanindonesia/Profil-Kesehatan- Indonesia-2021.pdf

Krisnadi. (2015). Kelor Super Nutrisi, Gerakan Swadaya Masyarakat Penanaman dan Pemanfaatan Tanaman Kelor Dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Sadar Gizi. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Kumari, D. J. (2016). Hypoglycaemic Effect of Moringa Oleifera and Azadirachta Indica in Type-2 Diabetes Mellitus. An International Quarterly Journal of Life Sciences, 2, 2–3.

Mardiana, L. (2013). Daun Ajaib Tumpas Penyakit. Jakarta: Penebar Swadaya. Halaman 47-71.

Mawaddah, N. (2020). Peningkatan Kemandirian Lansia Melalui Activity Daily Living Training Dengan Pendekatan Komunikasi Terapeutik Di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang Nurul. Hospital Majapahit, 12(1), 32– 40.

Mustika, I. W. (2019). Buku Pedoman Model Asuhan Keperawatan Lansia Bali Elderly Care (BEC). Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Nugroho, Wahyudi H. (2014). Keperawatan Gerontik & Geriatrik. Jakatra : EGC

Nursalam. (2017). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis. (P. P. Lestari, Ed.) (4th ed.). Jakarta: Salemba Medika.

Notoatmodjo, S (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Oktora, S. P. D., & Purnawan, I. (2018). Pengaruh Terapi Murottal terhadap Kualitas Tidur Lansia di Unit Rehabilitasi Sosial Dewanata Cilacap. Jurnal Keperawatan Soedirman,11(3),168.https://doi.org/10

.20884/1.jks.2016.11.3.7 10

PERKENI. (2021). Konsensus Pengelolaan Dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Indonesia tahun 2021.

Prasetyo, A. (2019). Tatalaksana Diabetes Melitus pada Pasien Geriatri. Cermin Dunia Kedokteran, 46(6), 420-422.

Priyoto. (2015). Perubahan dalam perilaku kesehatan konsep dan aplikasi. Yogyakarta: Graha Ilmu

Price, S. A., & Wilson, L.M., (2012). Patofisiologi: konsep klinis proses proses penyakit, 6 ed. vol. 1. Alih bahasa: Pendit BU, et al. Editor: Hartanto, H., et al. Jakarta: EGC

Radiansah, R., & Rahman, N. (2013). Untuk Menurunkan Kadar Gula Darah Pada Mencit Moringa Leaves Extract ( Moringa Oleivera ) As An Alternative To Reduce Blood Sugar Levels On Mice. Jurnal Akademika Kimia, 2(May), 54– 61. https://doi.org/2302-6030

Rahmawati, L. (2020). Pengaruh Pemberian Air Rebusan Daun Kelor Terhadap Kadar Kolesterol Pada Lansia (Doctoral dissertation, STIKes Insan Cendekia Medika Jombang).

Ratnawati, D., Siregar, T., & Wahyudi, C. T. (2018). Terapi Relaksasi Benson Termodifikasi Efektif Mengontrol Gula Darah pada Lansia dengan Diabetes Mellitus. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 14(2), 83-93.

Rekam Medis Puskesmas Toboali. (2021). Data Kejadian Diabetes Melitus di Puskesmas Toboali 2019-2021.

Risnawati, R., & Demmalewa, J. Q. (2022). Perbedaan Efektifitas Terapi Rebusan Daun Kelor dan Jus Apel terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Penderita DM Tipe 2. Jurnal Kesehatan Manarang, 8(1), 75-81.

Riwu, M., Subarnas, A., & Lestari, K. (2015). Korelasi faktor usia, cara minum, dan dosis obat metformin terhadap risiko efek samping pada penderita diabetes melitus tipe 2. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 4(3), 151-161.

Romlah, R., & Mataputun, D. R. (2021). Efektifitas buerger allen exercise terhadap nilai ankle brachial index (abi) pada pasien diabetes melitus. Jurnal Kesehatan, 12(1), 67-74.

Safitri, Y. (2018). Pengaruh pemberian rebusan daun kelor terhadap kadar gula darah pada penderita DM tipe 2 di Kelurahan Bangkinang kota wilayah kerja puskesmas tahun 2017. Jurnal Ners, 2(2).

Sherwood, Laura Iee. (2018). Fisiologi Manusia. Jakarta : EGC.

Stewart, Truswell. (2021). Buku Ajar Ilmu Gizi alih bahasa Andry Hartono editor edisi Bahasa Indonesia Mochamad Rachmad editor penelaras Cahya Ayu Agustin Etika Rezkina Ed-4. Jakarta: EGC

Suardiman, S. P. (2011). Psikologi: usia lanjut. Gadjah Mada University Press.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Tengah KT, Tomohon K, Kesehatan F, Universitas M, Ratulangi S. (2017). Hubungan Antara Diabetes Mellitus ( Hiperglikemia ) Dengan Kualitas Hidup Pada Lansia Di Kelurahan Kolongan.1– 8.

Teixeira, Lemos, T. Nunes F. Reis, F. (2016). Regular Physical Exercise Training Assists Inpreventing Type 2 Diabetes Development: Focuson its Antioxidant and Anti-inflammatory Properties. Cardio Vascular Diabetelogy. Volume 10. Nomor 12. 2011: 1-15.

World Health Organization (2020). Global Report on Diabetes.

Published
2023-03-09
How to Cite
Safitri, S., Lestari, I., & Fitri, N. (2023). Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Kelor (Moringa Oleifera) terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah pada Lansia DM Tipe II. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(2), 657-666. https://doi.org/10.37287/jppp.v5i2.1534