Pengaruh Kekuatan Otot Kaki dengan Kecelakaan Kerja Nelayan

  • Julia Rakhmawati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
  • Suroto Suroto Universitas Diponegoro
  • Yuliani Setyaningsih Universitas Diponegoro
Keywords: kecelakaan kerja, kekuatan otot kaki, nelayan

Abstract

Menangkap ikan dilepas pantai merupakan salah satu profesi yang berisiko, tidak hanya secara ekonomi tetapi juga cidera dan berakibat kematian. Beberapa nelayan menyatakan bahwa aktivitas kerja diatas perahu memiliki intensitas tinggi dan beratnya aktivitas fisik menyebabkan keluhan otot yang berdampak pada gangguan kesehatan dan kenyamanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekuatan otot kaki dengan kecelakaan kerja pada nelayan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei analitik dengan studi cross sectional. Variabel independen adalah kekuatan otot kaki. Variabel dependen adalah kecelakaan kerja pada nelayan. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan kuesioner. Uji validitas dengan teknik korelasi pearson product moment dan uji reliabilitas menggunakan teknik split half, dihitung dengan rumus Spearman-Brown. Uji statistik menggunakan uji Chi Square Test dengan kemaknaan p<0,05.  Hasil analisis statistik menunjukkan nelayan memiliki usia paling muda 15 tahun dan paling tua 67 tahun dengan lama kerja paling rendah 1 tahun dan paling lama 55 tahun. Sebagian besar nelayan mengalami kecelakaan kerja berkategori sedang sebanyak 31 dari 82 responden. Kekuatan otot kaki nelayan berkategori sedang sebanyak 23 dari 82 responden. Berdasarkan hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kekuatan otot kaki terhadap kecelakaan kerja pada nelayan (p-value 0,017).

References

Denny, H. M. (2017). Buku Ajar Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Sektor Industri Kecil dan Informal. Semarang: Universitas Diponegoro Semarang.

Rasmussen, & Ahsan. (2018). Injuries and Fatalities in Danish Commercial Fishing Fleet in 1998-2016.

https://doi.org/10.3390/safety4020013

Krisdianto, P. S., Dewi, A. & Ismi, R. (2015). Hubungan Faktor Individu dan Faktor Pekerjaan dengan Keluhan Muskuloskeletal Akibat Kerja (Studi pada Nelayan di Desa Puger Wetan Kecamatan Puger Kabupaten Jember). Artikel Ilmiah Hasil Penelitian Mahasiswa.

Syahri, I. M., & Fitria, M. (2018). Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Nelayan di Pos Upaya Kesehatan Kerja (Pos UKK) Puskesmas Belawan. Vol. 1 No. 1 – 2018.

https://doi.org/10.32734/tm.v1i1.69

Embuai, Y., Denny, H. M., & Setyaningsih, Y. (2019). Analisis Faktor Individu, Pekerjaan dan Perilaku K3 pada Kejadian Penyakit Dekompresi pada Nelayan Penyelam Tradisional di Ambon. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes. Vol. 11. No 1.

http://dx.doi.org/10.33846/sf11102

Iqbal, M., Purwangka, F., & Wiryawan, B. (2018). Identifikasi Risiko Postur Kerja pada Perikanan Purse Seine. Albacore: Program Studi Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap. Vol 5. No 3.

Menteri Tenaga Kerja RI. Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomer 5 Tahun 2021 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian dan Jaminan Hari Tua.

Gonzales, D., M., & Dantes, H., G. (2015). Factors Associated with Fatal Occupational Accidents among Mexican Workers: A National Analysis. Plos One.

https://doi.org/10.1371/journal.pone.0121490

Salami, R. (2015). Kesehatan dan Keselamatan Lingkungan Kerja. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Irkas, A. U., Ayu, A. D., & Terry, Y. R. (2020). Hubungan Unsafe Action dan Unsafe Condition dengan Kejadian Kecelakaan Kerja pada Pekerja Industri Mebel. Jurnal Kesehatan. Vol 11. No 3.

https://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK

Kristiawan, Rolan, & Abdullah, R. (2020). Faktor Penyebab Terjadinya Kecelakaan Kerja pada Area Penambangan Batu Kapur Unit Alat Berat PT. Semen Padang. Jurnal Bina Tambang: Vol 5. No 2.

Rohimah, B., Sugiarto., Probondari, A., & Wiboworini, B. (2016). Perbedaan Kekuatan Genggam Berdasarkan Status Gizi pada Pasien DM Tipe 2. Indonesian Journal of Human Nutrition.

https://doi.org/10.21776/ub.ijhn.2016.003.Suplemen.2

Lambek, A. M., Palilingan, R., & Suarjana, I. (2021). Hubungan Antara Posisi Kerja dengan Keluhan Muscoloskeletal pada Nelayan di Desa Gemeh Kecamatan Gemeh Kabupaten Kepulauan Talaud. Jurnal Kesehatan Masyarakat UNIMA. Vol 2. No 2.

https://doi.org/10.53682/ejkmu.vi.1144

Asilah, N., & Yuantari, M. G. (2020). Analisis Faktor Kejadian Kecelakaan Kerja pada Pekerja Industri Tahu. JPPKMI. 1 (1).

https://doi.org/10.15294/jppkmi.v1i1.41434

Mondigir, BV., & dkk. (2017). Hubungan Antara Karakteristik Individu dan Kebiasaan Merokok dengan Keluhan Musculoskeletal pada Nelayan di Desa Kalinaun Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara.

https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/kesmas/article/view/22996

Kusgiyanto, W., Suroto, & Ekawati. (2017). Analisis Hubungan Beban Kerja Fisik, Masa Kerja, Usia, dan Jenis Kelamin terhadap Tingkat Kelelahan Kerja pada Pekerja Bagian Pembuatan Kulit Lumpia di Kelurahan Kranggan Kecamatan Semarang Tengah. Jurnal Kesehatan Masyarakat: 5(5).

https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm

Asumeng, M. A., & Folitse, B. Y., (2019). Occupational Hazards, Safety Culture and Behaviour: A Study of Fisherman in Jamestown, Accra. Ghana Social Science Journal, 16(1).

https://www.researchgate.net/publication/355095415_Occupational_Hazards_Safety_Culture_And_Behaviour_A_Study_Of_Fishermen_In_Jamestown_Accra

Hikmah, I., N. (2020). Tingkat Kebugaran dan Kelelahan Kerja terhadap Kejadian Kecelakaan pada Pengemudi Bus. HigieaJournal of Public Health Research and Development, 4(4), 543-554.

https://doi.org/10.15294/higeia.v4i4.36815

Hidayat, T., Febriyanto, K. (2021). Hubungan Antara Unsafe Action dan Unsafe Condition dengan Kecelakaan Kerja pada Pengendara Ojek Online dan Ojek Pangkalan di Kota Manado.

https://journal.umkt.ac.id /index.php/bsr/article/view/1737

Kurniawan, dkk. (2018). Hubungan Pengetahuan, Kelelahan, Beban Kerja Fisik, Postur Tubuh saat Bekerja dan Sikap Penggunaan APD dengan Kejadian Kecelakaan Kerja (Studi pada Aktivitas Pengangkatan Manual di Unit Pengantongan Pupuk Pelabuhan Tanjung Emas Semarang).

Published
2024-04-28
How to Cite
Rakhmawati, J., Suroto, S., & Setyaningsih, Y. (2024). Pengaruh Kekuatan Otot Kaki dengan Kecelakaan Kerja Nelayan. Journal of Language and Health, 5(1), 345-352. https://doi.org/10.37287/jlh.v5i1.4134