Hubungan Dukungan Keluarga terhadap Manajemen Diet Rendah Purin pada Pasien Gout Arthritis
Abstract
Dukungan keluarga merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kepatuhan seseorang dalam menerapkan diet rendah purin. Kurangnya dukungan oleh keluarga akan berpengaruh pada kualitas hidup seseorang terhadap diet yang dijalankan. Pasien yang memiliki dukungan keluarga kurang baik disertai dengan lamanya menderita gout arthritis mengakibatkan kejenuhan serta tidak bersemangat untuk kembali menerapkan diet rendah purin secara rutin, sehingga berdampak buruk pada fisik dan psikologisnya. Tujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap manajemen diet rendah purin pada 108 pasien gout arthritis di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study dengan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan membagikan angket dan melakukan wawancara terpimpin dengan mengajukan beberapa pertanyaan dari lembar kuesioner dukungan keluarga (26 item) dan manajemen diet rendah purin (17 item) kepada semua responden yang ikutserta dalam penelitian ini. Hasil: diperoleh sebanyak 70,4% memiliki dukungan keluarga baik, dan 62,0% berkategori baik pada manajemen diet yang diterapkan, sehingga menunjukkan ada hubungan signifikan antara dukungan keluarga terhadap manajemen diet rendah purin (p-value=0,003). Dukungan keluarga yang tinggi berdampak pada kepatuhan diet juga pengurangan gejala, serta penting dalam mengelola gout arthritis.
References
Biegel, D. E. (2009). Family-Centered Care and The Chronic Illness Experience. Journal Of Family Social Work, 12 (2), 151-166. Diakses: 23 Desember 2024.
Dai, A., Mulyono, S., & Khasanah, U. (2020). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Diet Gout Artrithis Pada Lansia. Journal of Islamic Nursing, 5(1), 1-12. Diakses: 2 September 2024.
Dasgupta, E., Chong, Z. P., Ting, M. N., Tajuddin, A. A. M., Voon, K. X., Sasitharan, T., Tai, K. S., & Yeap, S. S. (2022). Relationship Of Medication Adherence, Serum Uric Acid Level And Diet To Recurrent Attacks Of Gout. The Egyptian Rheumatologist, 44(1), 69-73. Diakses: 28 November 2024.
Friedman, M. M., Bowden, V. R., & Jones, E. G. (2010). Keperawatan Keluarga. Diakses: 19 Maret 2024.
Hariyanto, Rahmat, N. N., & Sunanto. (2023). Hubungan Peran Perawat Dengan Diet Makanan Pada Pasien Artritis Gout Di Posyandu Lansia Dusun Joho Desa Pasirian. Jurnal Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 1(4), 254–265. https://doi.org/10.59841/an-najat.v1i4.550. Diakses: 20 Juli 2024.
Irmawati, R., Pailan, E. T., & Baharuddin, B. (2023). Analisis Faktor Risiko Gout Arthritis. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 12(1), 157–162.
Jannah, R. (2022). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Diet Rendah Purin Pada Lansia Yang Menderita Asam Urat Di Wilayah Kerja Puskesmas Juli Kabupaten Bireuen.
Masalubu, M., Retni, A., & Sudirman, A. N. A. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga Dan Sikap Lansia Dalam Upaya Penangnan Penyakit Asam Urat Di Wilayah Kerja Puskesmas Tabongo. Jurnal Nurse, 6(1), 97–112.
Najmah., Idris, H., Utama, F., Sari, I. P., Rosyada, A., Anjani, R., Popita, M. D., Arinda, D. F., Yeni., & Ermi, N. (2022). Ilmu Kesehatan Masyarakat: Interseksi Teori & Aplikasi pada Konteks Indonesia. CV. Bintang Semesta Media. https://books.google.co.id/books?id=h42tEAAAQBAJ.
Nasari, M., Bahri, T. S., & Kamal, A. (2022). Manajemen Diet Pada Pasien Gout Arthritis Di Wilayah Kerja Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh. Journals of Ners Community, 6(4), 52–58.
Pasaribu, E. S. (2018). Pengetahuan Perawat Tentang Pencegahan Infeksi bagi Pasien yang Mengalami Tindakan Operasi di RSUD Dr. Djasamen Saragih (Doctoral dissertation, Universitas Sumatera Utara).
Riskesdas. (2018). Riset Kesehatan Dasar. Kementerian Kesehatan RI, 1(1), 1. https://www.kemkes.go.id/article/view/19093000001/penyakit-jantung-penyebab-kematian-terbanyak-ke-2-di-indonesia.html.
Sabrawi, G. A., Syahleman, R., & Rahayu, S. (2022). Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan DIet Rendah Purin Pada Penderita Gout Arthtritis. Jurnal Borneo Cendekia, 6(2), 13–21.
Salmiyati, S., & Asnindari, L. N. (2020). Hubungan Usia dan Jenis Kelamin dengan Kualitas Hidup Lanjut Usia Penderita Gout Arthritis. Intan Husada: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 8(2), 23-28.
Singh, J. A., & Gaffo, A. (2020). Gout epidemiology and comorbidities. Seminars in Arthritis and Rheumatism, 50(3), S11–S16. https://doi.org/10.1016/j.semarthrit.2020.04.008. Diakses: 26 Maret 2024.
Sutiono, M. D., & Hatmanti, N. M. (2018). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Diet Asam Urat Pada Lansia Di Posyandu Lansia Wilayah Kerja Puskesmas Wonokromo Surabaya: The Relationship Of Family Support With Urine Acid’s Diet Compliance In Elderly At Posyandu Lansia Health Care Center Won. Jurnal Stikes Pemkab Jombang, 4(2), 125–132.
Yokose, C., McCormick, N., & Choi, H. K. (2021). Dietary and Lifestyle-Centered Approach In Gout Care And Prevention. Current Rheumatology Reports, 23, 1-15. Diakses: 28 Maret 2024.
Zhang, J., Jin, C., Ma, B., Sun, H., Chen, Y., Zhong, Y., Han, C., Liu, T., & Li, Y. (2023). Global, Regional And National Burdens Of Gout In The Young Population From 1990 to 2019: a population-based study. RMD Open, 9(2), 1–8. https://doi.org/10.1136/rmdopen-2023-003025. Diakses: 1 April 2024.
Copyright (c) 2024 Nita Faradilla, Lisa Fitriani, Laras Cyntia Kasih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.



