Pemberdayaan Kader Kesehatan untuk Meningkatkan Produksi ASI pada Ibu Menyusui

  • Menik Kustriyani Universitas Widya Husada Semarang
  • Mariyati Mariyati Universitas Widya Husada Semarang
Keywords: produksi ASI, ibu menyusui, kader

Abstract

Keterlibatan kader dalam masyarakat sangat membantu dalam memotivasi ibu menyusui, sehingga tercapai keberhasilan pemberian ASI Ekslusif.  Motivasi ini dengan memberikan cara peningkatan produksi ASI. Kader sebagai pemberi motivasi ibu menyusui perlu diberikan pengetahuan mengenai prosedur meningkatkan produksi ASI salah satunya yaitu prosedur Breastcare.  Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertujuan agar kader mengetahui dan memahami pentingnya ASI ekslusif, mengetahui cara meningkatkan produksi ASI ibu menyusui, dan dapat mempraktikkan cara meningkatkan produksi ASI dengan Breastcare sehingga kader dapat memotivasi ibu untuk menyusui secara ekslusif. Metode pelaksanaan, peserta 20 kader dari 5 RW kegiatan ini antara lain: 1) menjelaskan mengenai kesehatan ibu menyusui , 2) menjelaskan mengenai ASI Ekslusif, 3) mengajarkan prosedur breast care pada Kader, dan 4) melakukan pendampingan dalam pelaksanaan breastcare, 5) monitoring dan evaluasi program. Hasil didapatkan 100% kader mampu menjelaskan mengenai kesehatan ibu menyusui, mampu menjelaskan tentang manfaat pemberian ASI Ekslusif dan akibat tidak diberikannya ASI ekslusif, 90% kader mampu melakukan prosedur breastcare. Kegiatan monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memastikan kader kesehatan dapat melakukan sesuai prosedur yang sudah diberikan. Outcome kegiatan PKM ini adalah kader kesehatan mengetahui pentingnya pemberian ASI ekslusif, kader dapat melakukan prosedur peningkatan produksi ASI dengan Breastcare, program kerja kader untuk memotivasi ibu menyusui ASI ekslusif.

References

Ambarwati, E. R. (2010). Asuhan Kebidanan Nifas. Mitra Cendekia Press.

Aprilina, H. D., & Suparti, S. (2016). Kombinasi breast care dan teknik marmet terhadap produksi asi post sectio caesaria di ruang flamboyan RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. MEDISAINS: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Kesehatan, 14(2). https://doi.org/10.30595/MEDISAINS.V14I2.1049

Hardiani, R. S. (2017). Parity And Employment Status Towards Breast Milk Expenditure On Breastfeeding Mother 0-6 Months. NurseLine Journal, 2(1). http://repository.unej.ac.id/handle/123456789/81185

Hastuti, P., Tri Wijayanti, I., & Bakti Utama Pati, A. (2017). Analisis Deskriptif Faktor yang Mempengaruhi Pengeluaran Asi pada Ibu Nifas di Desa Sumber Kecamatan Sumber Kabupaten Rembang. URECOL, 223–232. http://journal.ummgl.ac.id/index.php/urecol/article/view/1028

Maryatun. (2019). Peningkatan Ketrampilan Dan Pendampingan Kader Kesehatan Dalam Managemen Laktasi Di Desa Jetis Kab.Sukoharjo. GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 108–114. https://doi.org/10.30787/gemassika.v3i2.497

Roesli, U. (2012). Panduan Konseling Menyusui (IV). Pustaka Bunda.

Sumiaty, S., Muliani, M., & Lisnawati, L. (2020). Pelatihan Pijat Oksitosin bagi Pendamping Ibu Nifas. Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 29–35. https://doi.org/10.33860/pjpm.v1i1.74

UNICEF. (2017). UNICEF Indonesia. https://www.unicef.org/indonesia/id

Wahyuningsih, E., & Rohmawati, W. (2019). Efektivitas Pijat Endorpin Dan Pijat Breastcareterhadap Kelancaran Produksi Asi Pada Ibu Nifas Di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu. https://ejournal.stikesmukla.ac.id/index.php/involusi/article/view/111

Published
2021-02-02
How to Cite
Kustriyani, M., & Mariyati, M. (2021). Pemberdayaan Kader Kesehatan untuk Meningkatkan Produksi ASI pada Ibu Menyusui. Jurnal Peduli Masyarakat, 2(4), 273-278. https://doi.org/10.37287/jpm.v2i4.364

Most read articles by the same author(s)