Efektivitas Active Assistive Range of Motion (Aarom) terhadap Kekuatan Otot Ektremitas Atas pada Pasien Stroke Non Hemoragik

  • Muhammad Arman Azizi Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Universitas Prima Indonesia
  • Magdalena Christy Yolanda Manik Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Universitas Prima Indonesia
  • Natania Filiska Hulu Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Universitas Prima Indonesia
  • Okviyanti Telaumbanua Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Universitas Prima Indonesia
  • Sunarti Sunarti Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Universitas Prima Indonesia
Keywords: aarom, iskemik, stroke

Abstract

Stroke terbagi menjadi dua jenis yaitu stroke non hemoragik atau iskemik dan stroke hemoragik. Stroke non hemoragik terjadi Ketika gumpalan darah ataupun partikel lain menghalangi pembuluh darah ke otak, Sebagian besar stroke (87%) adalah stroke non hemoragik. Stroke biasanya diderita oleh pasien dengan kelompok umur 55-64 tahun, 65-74 tahun, dan 75 tahun keatas. Pasien dengan penyakit stroke mengalami banyak gangguan yang terutama merupakan gangguan mobilitas, pasien sulit berjalan sebab mengalami gangguan pada kekuatan otot serta kemampuan tubuh buat menjaga keseimbangan. Latihan terapi merupakan satu dari beberapa cara untuk mempercepat pasien sembuh dari cedera dan penyakit stroke. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan terapi olahraga pada pasien stroke non hemoragik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan bentuk desain penelitian pre eksperimental dan menggunakan one group pretest-posttest pada desain yang dimana kelompok subjek atau responden diobservasi terlebih dahulu sebelum dilakukan intervensi. Responden diberikan latihan selama 6 hari. Pengaruh efektivitas latihan AAROM dapat dilihat dari hasil uji wilcoxon yang dimana diperoleh nilai -value .002 kecil nilainya daripada 0.05 yang dimana Ho ditolak dan Ha diterima. Pengaruh latihan AAROM terhadap pasien stroke non hemoragik pada kekuatan otot ekstremitas atas mengalami adanya peningkatan kekuatan motoric otot ekstremitas atas.

References

Anita, F., Pongantung, H., Ada, putri veni, & Hingkam, V. (2018). pengaruh latihan range of motion terhadap rentang gerak sendi ekstremitas atas pada pasien pasca stroke di makasar. Journal of Islamic Nursing, 3(1).

Chau, J. P. C., Lo, S. H. S., Zhao, J., Choi, K. C., Lam, S. K. Y., Butt, L., & Thompson, D. R. (2021). Factors Associated with Post-Stroke Depression in Chinese Stroke Survivors. Journal of Stroke and Cerebrovascular Diseases, 30(11), 1–9.

Handayani, F. (2019). Pengetahuan tentang Stroke, Faktor Risiko, Tanda Peringatan Stroke, dan Respon Mencari Bantuan pada Pasien Stroke Iskemik. Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah, 2(2), 12.

Indrawati, ., Sudiana, I. K., & Sajidin, M. (2019). Active, Passive, and Active-Assistive Range of Motion (ROM) Exercise to Improve Muscle Strength in Post Stroke Clients: A Systematic Review. 329–337.

Listiyana Basuki. (2018). PENERAPAN ROM (RANGE OF MOTION) PADA ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN STROKE DENGAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK DI RSUD WATES KULON PROGO.

Mensen, A., Pigorini, A., Facchin, L., Schöne, C., D’Ambrosio, S., Jendoubi, J., Jaramillo, V., Chiffi, K., Eberhard-Moscicka, A. K., Sarasso, S., Adamantidis, A., Müri, R. M., Huber, R., Massimini, M., & Bassetti, C. (2019). Sleep as a model to understand neuroplasticity and recovery after stroke: Observational, perturbational and interventional approaches. Journal of Neuroscience Methods, 313, 37–43.

Potter, P. A., & Perry, A. G. (2018). Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, dan Praktik (4th ed., Vol. 10). EGC.

Rusdiana, R., Maria, I., & Al Azhar, H. (2019). Hubungan Kualitas Tidur dengan Peningkatan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Guntung Payung. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI), 4(2), 78–84.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif R&D: Vol. Sta-26 (Sugiyono (ed.); 20th ed.). ALFABETA, CV.

Published
2022-06-07
How to Cite
Azizi, M., Manik, M., Hulu, N., Telaumbanua, O., & Sunarti, S. (2022). Efektivitas Active Assistive Range of Motion (Aarom) terhadap Kekuatan Otot Ektremitas Atas pada Pasien Stroke Non Hemoragik. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(3), 859-866. https://doi.org/10.37287/jppp.v4i3.1003