Sikap Keluarga Berhubungan dengan Upaya Keluarga dalam Membantu Penderita Diabetes Melitus Mengendalikan Kadar Gula Darah elama Pandemi Covid-19
Abstract
Keluarga memiliki peran yang besar dalam menjaga kesehatan serta membantu pengobatan dan pengendalian kadar gula darah bagi penderita Diabetes Melitus (DM), terutama di masa pandemi Covid-19. Sikap dan kehadiran keluarga diperlukan sebagai perantara yang efektif dalam melakukan upaya kesehatan bagi penderita DM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sikap keluarga dengan upaya keluarga dalam membantu penderita DM mengendalikan kadar gula darah selama pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah anggota keluarga penderita DM di wilayah kerja Puskesmas Rejosari. Sampel penelitian sebanyak 69 responden sesuai kriteria inklusi dan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 35 responden (50,7%) memiliki sikap positif dan 39 responden (56,5%) melakukan upaya yang baik dalam membantu penderita DM untuk mengontrol kadar gula darah. Hasil uji statistik diperoleh nilai p value (0,001) < alpha (0,05) dengan nilai OR sebesar 6,188. Oleh karena itu, secara statistik ada hubungan antara sikap keluarga dengan upaya keluarga dalam membantu penderita DM untuk mengontrol kadar gula darah selama masa pandemi Covid-19.
References
American Diabetes Association. (2020). Classification and diagnosis of diabetes: standard of medical care in diabetes. Diabetes Care, 43 (1), S14-S31. Diperoleh tanggal 19 Desember 2020 dari https://doi.org/10.2337/dc20-S002.
Ayu, S. P. (2019). Upaya yang dilakukan keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan stroke. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.
Desnita, R., Andika, M., Efendi, Z., & Sugiharto. (2020). Pemberdayaan pasien dan keluarga dalam manajemen diet diabetes melitus pada masa pandemi Covid-19 di Kota Padang. Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 2(2), 52-57. Diperoleh tanggal 25 April 2021 dari http://stikeswh.ac.id:8082/jnabdi/index.php/jpm/article/view/37
Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru. (2019). Profil dinas kesehatan Kota Pekanbaru. Diperoleh tanggal 19 Desember 2020 dari https://diskes.pekanbaru.go.id
Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru. (2020). Rekapitulasi capaian SPM program P2PTM se-Kota Pekanbaru tahun 2020 pelayanan kesehatan penderita diabetes melitus (SPM 9).
Donsu, J. D. T. (2019). Psikologi Keperawatan. Yogyakarta: Pustaka Baru.
Farida, L., Purwaningsih, P., & Rosalina. (2018). Peran informal keluarga dalam pengendalian kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus. Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas, 1(1), 5-17. Diperoleh tanggal 25 April 2021 dari https://journal.ppnijateng.org/index.php/jikk/article/view/174
Friedman, M. M., Bowden, V. R., & Jones, E. G. (2014). Buku ajar keperawatan keluarga: riset, teori & praktik. (5th ed). Jakarta: EGC
Harahap, E. T. (2019). Hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga pasien diabetes mellitus dengan pencegahan hiperglikemia di RSUD Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan Tahun 2019. Medan: Institut Kesehatan Helvetia
Hasneli, Y. N. (2018). Identifikasi dan analisis sensitivitas kaki dan glukosa darah pada pasien diabetes setelah melakukan terapi pijat kaki alat pijat kayu. Pekanbaru: Universitas Riau
International Diabetes Federation. (2019). IDF Diabetes Atlas. (9th ed). Diperoleh tanggal 17 Desember 2020 dari http://www.diabetesatlas.org/
Kurniawaty, E., & Yanita, B. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2. Majority. 5(2), 27-31. Diperoleh tanggal 12 Februari 2021 dari https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/download/1073/912
Ma, R., & Holt, R. (2020). COVID-19 and diabetes. Diabetic Medicine : A Journal of The British Diabetic Association, 37(5), 723–725. Diperoleh tanggal 17 Desember 2020 dari https://doi.org/10.1111/dme.14300.
Mugianti, S., Juwita, A., & Mulyadi, A. (2019). Upaya keluarga dalam membantu klien diabetes menjalankan pengelolaan diabetes melitus tipe 2. Jurnal Ners dan Kebidanan, 6(2), 181-188. Diperoleh tanggal 18 Desember 2020 dari https://doi.org/10.26699/jnk.v6i2.ART.p181-188
Muhibuddin, N., Sugiarto., & Wujoso, H. (2016). Hubungan pengetahuan dan sikap keluarga dengan terkendalinya kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2. Jurnal Sistem Kesehatan, 2(1), 1-7. Diperoleh tanggal 17 Desember 2020 dari https://doi.org/10.24198/jsk.v2i1.10407
Nies, M. A., & McEwen, M. (2019). Keperawatan kesehatan komunitas dan keluarga. Singapura: Elsevier
Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. (2015). Konsensus: pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Indonesia. Diperoleh tanggal 18 Desember 2020 dari http://pbperkeni.or.id/newperkeni/wp-content/plugins/downloadattachments/schedules/download.php?id=109
Perkumpulan Endokrinologi Indonesia .(2020). Pernyataan resmi dan rekomendasi penanganan diabetes mellitus di era pandemi COVID-19 Nomor: 239/PB.PERKENI/IV/2020. Diperoleh tanggal 18 Desember 2020 dari https://pbperkeni.or.id/wpcontent/uploads/2020/04/Rekomendasi-Perkeni-Pandemi-Covid-19.pdf
Punthakee, Z., Goldenberg, R., & Katz, P. (2018). Definition, Classification, and Diagnosis of Diabetes, Prediabetes, and Metabolic Syndrome. Canadian Journal of Diabetes, 42, 1499-2671. Retrieved from https://doi.org/10.1016/j.jcjd.2017.10.003
Rahayu, N. W., & Utami, M. P. S. (2018). Peningkatan kemampuan keluarga dalam merawat klien diabetes mellitus melalui supportive group theraphy. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 1(1), 24-28.
Singh, A. K., Gupta, R., Ghosh, A., & Misra, A. (2020). Diabetes in COVID-19: Prevalence, pathophysiology, prognosis and practical considerations. Diabetes & Metabolic Syndrome, 14(4), 303–310. Diperoleh tanggal 17 Desember 2020 dari . https://doi.org/10.1016/j.dsx.2020.04.004
Solihati & Faridah, I. (2020). Pengetahuan dan sikap tentang HIV/AIDS dan upaya pencegahan HIV/AIDS. Jurnal Kesehatan, 9(1), 43-58. Diperoleh tanggal 21 Juli 2021 dari https://doi.org/10.37048/kesehatan.v9i1.129
Tsalamandaris, S., dkk. (2019). The role of inflammation in Diabetes curretnt concepts and future prespectives. Eur Cardiol. Diperoleh tanggal 17 Februari 2021 dari https://ncbi.nlm.nih.gov/-pmc/articles/PMC6523054
World Health Organization. (2018). Non communicable diseases. Diperoleh tanggal 14 Januari 2021 dari https://www.who.int/news-room/fact-sheets.



