Pekerjaan dan Pola Istirahat Berhubungan dengan Kejadian Batu Ginjal
Abstract
Prevalensi batu ginjal adalah sebanyak 6 per 1000 penduduk atau 1.499.400 penduduk Indonesia menderita batu ginjal. Sebagian besar kasus penyakit batu ginjal dialami oleh orang-orang yang dengan pekerjaan berat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pekerjaan dan pola istirahat dengan kejadian batu ginjal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian analitik observasional dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien batu ginjal di Rumah Sakit Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan lembar kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya dan juga menggunakan rekam medik. Data pekerjaan dan kejadian batu ginjal didapatkan dari rekam medik. Sedangkan data pola istirahat didapatkan dari pengisian kuesioner. Sedangkan pola istirahat dikategorikan pada pola istirahat baik dan kurang baik. Kejadian batu ginjal dikategorikan menjadi ≤1cm dan >1cm. Data yang telah terkumpul dilakukan analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian mendapatkan bahwa terdapat hubungan antara pekerjaan dan pola istirahat dengan kejadian batu ginjal.
References
Alelign, T., & Petros, B. (2018). Kidney Stone Disease: An Update on Current Concepts. Advances in Urology, 2018. https://doi.org/10.1155/2018/3068365
Citerawati, Y. W., Widiastuti, E. N., & Hapsari, R. A. (2018). Faktor Risiko Pasien Batu Ginjal Rawat Jalan RSUD Dr. Doris Sylvanus Palangkaraya. Jurnal Vokasi Kesehatan, 4(2), 97. https://doi.org/10.30602/jvk.v4i2.140
Davoudi-Kiakalayeh, A., Mohammadi, R., Pourfathollah, A. A., Siery, Z., & Davoudi-Kiakalayeh, S. (2017). Alloimmunization in thalassemia patients: New insight for healthcare. International Journal of Preventive Medicine, 8, 1–6. https://doi.org/10.4103/ijpvm.IJPVM
Dawson, C. H., & Tomson, C. R. V. (2012). Kidney stone disease: Pathophysiology, investigation and medical treatment. Clinical Medicine, Journal of the Royal College of Physicians of London, 12(5), 467–471. https://doi.org/10.7861/clinmedicine.12-5-467
Diri, A., & Diri, B. (2018). Management of staghorn renal stones. Renal Failure, 40(1), 357–362. https://doi.org/10.1080/0886022X.2018.1459306
Ferraro, P. M., Bargagli, M., Trinchieri, A., & Gambaro, G. (2020). Risk of kidney stones: Influence of dietary factors, dietary patterns, and vegetarian–vegan diets. Nutrients, 12(3), 1–16. https://doi.org/10.3390/nu12030779
Han, H., Segal, A. M., Seifter, J. L., & Dwyer, J. T. (2015). Nutritional Management of Kidney Stones (Nephrolithiasis). Clinical Nutrition Research, 4(3), 137. https://doi.org/10.7762/cnr.2015.4.3.137
Hasanah, U. (2016). Mengenal Penyakit Batu Ginjal. Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera, 14(28), 76–85. https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jkss/article/view/4698/4129
Hawariy, S. (2013). Pengaruh kadar asam urat terhadap kejadian batu asam urat pada pasien batu saluran kemih. Universitas Indonesia.
Heilberg, I. P., & Goldfarb, D. S. (2013). Optimum Nutrition for Kidney Stone Disease. Advances in Chronic Kidney Disease, 20(2), 165–174. https://doi.org/10.1053/j.ackd.2012.12.001
Kemenkes RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kereh, D. S. E. (2018). Profile Of Kidney Stone Patients In Prof . Dr . R . D . Kandou Manado Central General Hospital Period Of January 2017-July 2018. Jurnal Medik Dan Rehabilitasi (JMR), 1(January 2017), 2–5.
Khan, S. R., Pearle, M. S., Robertson, W. G., Gambaro, G., Canales, B. K., Doizi, S., Traxer, O., & Tiselius, H. G. (2016). Kidney stones. Nature Reviews Disease Primers, 2, 1–23. https://doi.org/10.1038/nrdp.2016.8
Krisnandewi, M. W., Sutadarma, I. W. G., & Wihandani, D. M. (2019). Hubungan jumlah konsumsi jeruk terhadap kejadian batu ginjal di RSUP Sanglah Denpasar. Intisari Sains Medis, 10(3), 730–736. https://doi.org/10.15562/ism.v10i3.419
Maalouf, N. M. (2012). Approach to the adult kidney stone former. Clinical Reviews in Bone and Mineral Metabolism, 10(1), 38–49. https://doi.org/10.1007/s12018-011-9111-9
Mayasari, D., & Wijaya, D. C. (2020). Faktor Paparan Sinar Matahari dan Hiperkalsiuria sebagai Faktor Risiko Pembentukan Batu Ginjal pada Pekerja Agrikultur. J Agromedicine Unila |, 7(1), 13–18. http://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/agro/article/view/2774
Millington, S. J., Silva Restrepo, M., & Koenig, S. (2018). Better With Ultrasound. Chest, 154(5), 1223–1229. https://doi.org/10.1016/j.chest.2018.07.010
Muhammad, L., Abdurrosid, K., Maulana, A., Hapsari, Y., & Ishaq, P. (2017). Evaluasi Angka Bebas Batu pada Pasien Batu Ginjal yang Dilakukan ESWL Berdasarkan Letak dan Ukuran Batu di Rumah Sakit Harapan Keluarga Mataram Periode 2015-2016. Jurnal Kedokteran Unram, 6(3), 11–17.
Okada, A., Ohshima, H., Itoh, Y., Yasui, T., Tozawa, K., & Kohri, K. (2008). Risk of renal stone formation induced by long‐term bed rest could be decreased by premedication with bisphosphonate and increased by resistive exercise. International journal of urology, 15(7), 630-635.
Prochaska, M. L., Taylor, E. N., & Curhan, G. C. (2016). Insights into nephrolithiasis from the nurses’ health studies. American Journal of Public Health, 106(9), 1638–1643. https://doi.org/10.2105/AJPH.2016.303319
Ratkalkar, V., & Kleinman, J. (2012). 2011_Ratkalkar_Mechanisms of stone formation. 9, 187–197. https://doi.org/10.1007/s12018-011-9104-8.Mechanisms
Ruckle, A. F., Maulana, A., & Ghinowara, T. (2020). Faktor Resiko Infeksi Saluran Kemih Pada Pasien Dengan Batu Saluran Kemih. Biomedika, 12(2), 124–130. https://doi.org/10.23917/biomedika.v12i2.10812
Shafi, H., Moazzami, B., & Pourghasem, M. (2016). An overview of treatment options for urinary stones. Caspian Journal of Internal Medicine, 7(1), 1–6.
Sihaloho, S. (2017). Karakteristik Penderita Batu Saluran Kemih Yang Dirawat Inap Di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2015-2016. Universitas Sumatera Utara.
Silalahi, M. K. (2020). Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Penyakit Batu Saluran Kemih Pada di Poli Urologi RSAU dr. Esnawan Antariksa. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 12(2), 205–212. https://doi.org/10.37012/jik.v12i2.385
Spivacow, F. R., Del Valle, E. E., Lores, E., & Rey, P. G. (2016). Kidney stones: Composition, frequency and relation to metabolic diagnosis. Medicina, 76(6), 343–348.
Sumampouw, O. J. (2010). Para Penderita Penyakit Batu Ginjal Di Kecamatan Ratatotok Kabupaten Minahasa Tenggara. Jurnal Biomedik, 2(1), 27–32.
Tondok, M. E. B. (2014). Angka Kejadian Batu Ginjal Di Rsup Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Periode Januari 2010 – Desember 2012. E-CliniC, 2(1), 1–7. https://doi.org/10.35790/ecl.2.1.2014.3722



