Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pengeluaran Kolostrum

  • Ukhron Novansyah Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Reni Zuraida Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Sutyarso Sutyarso Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung
Keywords: bayi, faktor, pengeluaran kolostrum

Abstract

Kematian bayi dapat dicegah melalui pemberian Air Susu Ibu. Banyak faktor yang menyebabkan seseorang tidak dapat menyusui bayi. Salah satunya ialah air susu tidak keluar. Studi ini menggunakan artikel jurnal nasional dan internasional dari tahun 2012 hingga tahun 2022 sebanyak 17 artikel, dan 10 artikel yang memenuhi syarat. Database yang digunakan adalah Pubmed, NCBI dan Google Scholar dengan kata kunci “kolostrum” dan “pengeluaran”. Peneliti membuat rangkunan dan analisis serta interpretasi. Rata-rata waktu keluarnya kolostrum pertama pada ibu post sectio caesaria adalah lebih lambat dibandingkan rata-rata waktu keluarnya kolostrum pertama pada ibu post partum spontan. Hal ini mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan lama waktu keluarnya kolostrum pertama pada ibu post partum spontan dengan post sectio caesaria. Faktor yang mempengaruhi pengeluaran kolostrum antara lain adalah pijat okstosin, daya hisap bayi dan inisiasi menyusu dini.

References

Fitriyanti, F., Serudji, J., & Sunesni, S. (2015). Pengaruh Mobilisasi Ibu Post Partum terhadap Pengeluaran Kolostrum. Jurnal Kesehatan Andalas, 4(1).

Hadianti, D. N., & Resmana, R. (2017). Pijat oksitosin dan frekuensi menyusui berhubungan dengan waktu pengeluaran kolostrum pada ibu post sectio caesarea di RS Kota Bandung. JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia)(Indonesian Journal of Nursing and Midwifery), 4(3), 148-156.

Hamidah, H., & Fitriana, S. (2017). Hipnobreastfeeding Dan Pijat Oksitosin Berpengaruh Terhadap Pengeluaran Kolostrum Pada Ibu Post Partum. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan, 5(1), 35-42.

Kause, M. N., Trisetyaningsih, Y., & Sukmawati, A. S. (2016). Onset Pengeluaran Kolostrum Persalinan Normal Lebih Cepat Daripada Persalinan Sectio Caesaria. Media Ilmu Kesehatan, 5(3), 193–199.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Riskesdas 2018. In Laporan Nasional Riskesndas 2018.

Muti’ati, F. (2017). Hubungan Status Gizi dengan Waktu Pengeluaran Kolostrum Pada Ibu Nifas di RSUD Kota Yogyakarta Tahun 2016. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Nurita, S. R. (2019). Pemberian Kolostrum Pertama pada Bayi Baru Lahir dan Faktor Terkait. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 8(2), 18–25. https://doi.org/10.36565/jabj.v8i2.9

Purnamasari, A. (2020). Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Waktu Pengeluaran Kolostrum Pada Ibu Post Partum di Wilayah Kerja Puskesmas Boja. Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga, 4(2), 51-54.

Sebayang, W. B. (2017). Manfaat Massase Tengkuk dan Kompres Hangat Payudara terhadap Pengeluaran Kolostrum Asi pada Ibu Post Partum di Klinik Pratama Rosni Alizar Medan Tahun 2017. Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda, 3(2), 267-270.

Tsania, H. A., & Astuti, Y. (2019). Implementation Oxytocin Massage to Sperding Colostrum At Matternal. 4(1), 22–29.

Wardani, E. K. (2019). Hubungan Jenis Persalinan dengan Waktu Pengeluaran Kolostrum Di Rs Al-Rohmah. 7(2), 8–17.

Wulandari, F. T., Aminin, F., & Dewi, U. (2016). Pengaruh pijat oksitosin terhadap pengeluaran kolostrum pada ibu post partum di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Jurnal Kesehatan, 5(2).

Yenie, H., & Mugiati. (2015). Hubungan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dengan Waktu Pengeluaran Kolostrum. Jurnal Keperawatan, XI(2), 299–304.

Zamzara, R. F. (2015). Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Waktu Pengeluaran Kolostrum Ibu Post Partum Sectio Caesaria. Journal of Health Sciences, 8(2).

Published
2022-08-01
How to Cite
Novansyah, U., Zuraida, R., & Sutyarso, S. (2022). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pengeluaran Kolostrum. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(3), 1047-1052. https://doi.org/10.37287/jppp.v4i3.1076

Most read articles by the same author(s)