Pendidikan Kesehatan Berpengaruh terhadap Sikap dalam Pencegahan Scabies pada Santri

  • Andri Setyorini STIKES Surya Global Yogyakarta
  • Rahmiyati Lutifah STIKES Surya Global Yogyakarta
Keywords: pendidikan kesehatan, santri, scabies, sikap

Abstract

Lingkungan padat hunian ditambah dengan personal hygiene yang buruk dapat menyebabakan berbagai macam penyakit salah satunya adalah scabies. Scabies merupakan penyakit infeksi kulit menular yang diakibatkan oleh sejenis kutu. Tingginya angka kejadian skabies ini umumnya ditemukan di lingkungan dengan kepadatan penghuni dan kontak interpersonal tinggi seperti penjara, panti asuhan, dan pondok pesantren. Pemberian pendidikan kesehatan diharapkan akan mempengaruhi sikap seseorang dalam mencegah terjadinya scabies, sekligus mengetahui tentang faktor-faktor apa saja yang menyebabkan scabies. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang scabies terhadap sikap dalam pencegahan scabies di pondok pesantren Al I’tishom Gunung Kidul Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian Pre- Eksperimen dengan one group pre-post test untuk mengetahui pengaruh  pendidikan kesehatan tentang scabies terhadap sikap dalam pencegahan scabies. Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner sikap pencegahan scabies yang diadopsi dari Friska Sitorus (2013). Sedangkan analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Subjek pada penelitian ini adalah Santri di pesantren Al I’tishom Gunung Kidul Yogyakarta sebnyak 35 orang. Sikap pencegahan scabies santri sebelum  pemberian pendidikan kesehatan berada pada kategori cukup yaitu sebanyak 31 responden (88,6%); sikap pencegahan scabies santri setelah pemberian pendidikan kesehatan berada pada kategori baik yaitu sebanyak 21 responden (60%). Ada pengaruh  pendidikan kesehatan tentang penyakit scabies terhadap sikap dalam pencegahan scabies pada santri di Pondok Pesantren Al I’tishom Gunung Kidul Yogyakarta.

References

Ahmad Arief Lizamani1, Handono Fatkhur Rahman2, Kholisotin3. (2019). “Pengaruh Edukasi Pencegahan Skabies Dengan Media Leaflet Bahasa Madura Terhadap Santri Dipondok Pesantren Roudlotut Tholibin.” Jurnal Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar 10(2): 85–91.

Daulian, Fika, Hartati Bahar, and Farit Rezal. (2016). “Diskusi Kelompok Tentang Penyakit Skabies Di Pondok Pesantren Improvement of Knowledge , Attitude , and Action of Santri Through Group Discussion Method About Scabies Disease At Al Wahdah Islamic Boarding School of Kendari in 2016.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat 1(3).

Dewi, Vinda yulia, Abi Muhlisin, and Ambarwati. (2013). “Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Pada Penderita Skabies Tentang Penyakit Skabies Di Desa Geneng Sari Kecamatan Kemusu Kabupaten Boyolali.” Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta: 1–16.

Efendi, Rizal, Agus Aan Adriansyah, and Mursyidul Ibad. (2020). “Hubungan Personal Hygiene Dengan Kejadian Scabies Pada Santri Di Pondok Pesantren Fakultas Kesehatan , Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya.” Jurnal kesehatan Masyarakat Indonesia 15(November): 25–28.

Egeten, Esri Andrew Koresa. (2019). “Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Cara Pencegahan Penyakit Skabies Di Desa Pakuweru Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan.” Kesmas 8(6): 203–10.

Ibadurrahmi, Hasna. (2016). “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Penyakit Skabies Pada Santri Di Pondok Pesantren Qotrun Nada Cipayung Depok Februari Tahun 2916.” Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents 10(1): 33–45.

Liambana, Juliana, Rahim. (2021). “Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Melalui Media Video Immim Putra Makassar the Effect of Health Counseling Through Video of Media on Effort To Prevent Skabies At the Pesantren Immim Putra In.” Journal of Health Quality Development 1(1). http://journal.intelekmadani.org/index.php/jhqd/article/view/97/86.

Ramadhan, Padillah, and Ari Pristiana Dewi. (2019). “Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Santri Tentang Scabies Di Pondok Pesantren Kota Pekanbaru.” JOM FKp 6(1).

Ratnasari, Amajida Fadia, and Saleha Sungkar. (2014). “Prevalensi Skabies Dan Faktor-Faktor Yang Berhubungan Di Pesantren X, Jakarta Timur.” eJournal Kedokteran Indonesia 2(1).

Setyaningrum, Yahmi Ira. (2013). “Skabies Penyakit Kulit Yang Terabaikan: Prevalensi, Tantangan Dan Pendidikan Sebagai Solusi Pencegahan.” Biologi, Sains, Lingkungan dan Pembelajarannya (2000): 1–5.

Sitorus, Desi Friska. (2013). “Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Siswi Sma Kelas XII terhadap Skabies Di Asrama Putri Santa Clara Pematangsiantar.”

Sugiyono. (2010). Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfa Beta.

Sumiatin, Titik, Binti Yunariyah, and Wahyu Tri Ningsih. (2017). “Efektifitas Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Tentang Hidup Bersih Dan Sehat Dalam Pencegahan Skabies Di Pondok Pesantren Mukhtariyah Syafi’iyah 1 Beji Tuban.” Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery) 4(1): 023–027.

Wijayanti, Lono. (2019). “Pengaruh Modul Skin Personal Hygiene Terhadap Sikap Dalam Pencegahan Skabies.” Jurnal Ners Dan Kebidanan: 77–83. http://jnk.phb.ac.id/index.php/jnk.

Published
2022-07-05
How to Cite
Setyorini, A., & Lutifah, R. (2022). Pendidikan Kesehatan Berpengaruh terhadap Sikap dalam Pencegahan Scabies pada Santri. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(3), 1005-1010. https://doi.org/10.37287/jppp.v4i3.1079