Perbedaan Pemberian Dosis Ekstrak Etanol Buah Adas terhadap Kadar Ureum dan Kreatinin Tikus Putih Jantan yang Diinduksi Parasetamol
Abstract
Gagal ginjal ditandai dengan meningkatnya kadar ureum dan kreatinin dalam darah. Kerusakan ginjal dapat diakibatkan oleh berbagai macam penyebab seperti infeksi, kehamilan, trauma maupun akibat efek samping obat. Gagal ginjal imbas obat merupakan salah satu penyebab tersering dari terjadinya kerusakan ginjal. Buah adas dipercaya memilki kandungan antioksidan flavonoid yang berfungsi sebagai nefroprotektor yang melindungi dari kerusakan ginjal akibat radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol buah adas terhadap kadar ureum dan kreatinin pada tikus putih yang diinduksi parasetamol. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode penelitian post-test only control group design menggunakkan 30 tikus putih galur yang dibagi dalam 5 kelompok yaitu kelompok K1 diberikan pakan standar, kelompok K2 yang diinduksi parasetamol dosis 750mg/kgBB selama 3 dari 10 hari. Pada kelompok perlakuan, tikus diinduksi parasetamol 750mg/kgBB dan diberi ekstrak etanol buah adas setiap hari dalam 10 hari dengan dosis 100mg/kgBB (P1), 200mg/kgBB (P2) dan 400mg/kgBB (P3). Pada analisis one way ANOVA terhadap kadar urea dan kreatinin didapatkan p < 0,05, sehingga disimpulkan bahwa terdapat perbedaan bermakna pada kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Terdapat adanya pengaruh pemberian ekstrak etanol buah adas terhadap kadar ureum dan kreatinin tikus putih jantan yang diinduksi parasetamol.
References
Amoghimath S, Majagi SI. (2017). Drug induced kidney disease. Open. Acc. J. Toxicol. 2(1):1-3.
El-Baz FK, Salama ZA, Abdel-Baky HA, Gaafar AA. 2014. Hepatoprotective effect of sweet fennel (Foeniculum vulgare L) methanol extract against carbon tetrachloride induced liver injury in rats. Int. J. Pharm. Rev. Res. 25(2): 194 – 201.
Freo U, Ruocco C, Valerio A, Scagnol I, Nisoli E.(2021). Paracetamol: a review of guideline and recommendation. J. Clin. Med. 2021, 10, 3420. https://doi.org/10.3390/jcm10153420
Gounden V, Bhat H, Jialal I. (2021) Renal Function Test. Tersedia di: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK507821/
Kwiatkowska E, Domanski L, Deziedziejko V, Kajdy A, Stefanska K et al. (2021) The mechanism of drug nephrotoxicity and the methods of preventing kidney damage. Int. J. Mol. Sci. 2021, 22, 6109. https://doi.org/10.3390/ijms22116109
Orji BO, Obi FO, Modo EU, Osibemhe M, Otitolaiye C. (2020) Amelioration of paracetamol-induced nephrotoxicity in mice by aqueous extract from calyx of hibiscus sabdariffa lin. Nigerian society for experimental biology Vol. 32, No. 1, March 31, 2020, pages 23 – 34
Pusdatin Kemkes RI. 2017. Infodatin: Situasi Penyakit Ginjal Kronis. Jakarta: Pusdatin Kemkes.
Rusli. (2018). Farmasi klinik. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia
Sari LP. (2020). Kadar ureum sebelum dan sesudah hemodialisa pada pasien gagal ginjal. Jurnal laboratorium medis vol 2(2) November 2020
Schult RF, Acquisto NM. (2018) Toxicology/practice issues: acetaminophen and salicylates. Dalam: Rynn KO, Balch N, Boone D, penyunting. Critical care self-assessment programme book 2. Kansas: CCSAP. Hlm.7-22..nih.gov/pubmed/25162032
Shaheen U, Manzoor Z, Khaliq T, Kanwal A, Muhammad F, et al. (2022) Evaluation of nephroprotective effects of foeniculum vulgare mill , solanium nigrum linn and their mixture against gentamicin induced- nephrotoxicity in albino rabbits. Int. J. Pharm. Sci. Rev. Res., 25(1), Mar – Apr 2014; Article No. 01, Pages: 1-9
Stevinkel P, Fouque D, Wanner C. (2020) Life/2020- future of Kidney Disease. Nephrol Dial Transplant (2020) 35: ii1–ii3 doi: 10.1093/ndt/gfaa028
Susilo MY. (2019). Potensi buah adas (Foeniculum vulgare) sebagai gastroprotektor. JIKSH 10(2) Des 2019 p346-349
Yang L. 2016. Acute Kidney Injury in Asia. Peking University First Hospital [Online Journal] [diunduh 22 September 2019]. Tersedia dari: www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5123008/pdf/kdd-0002-0095.pdf
Zain DN, Pebiansyah A, Aprilia AY. (2021). Aktivitas nefroprotektif ekstrak etanol buah telang (clitorea ternetea l) terhadap tikus yang diinduksi parasetamol. Pharmacoscript vol 4(2) agustus 2021



