Faktor – faktor yang Berhubungan dengan Kekambuhan pada Pasien Skizofrenia
Abstract
Skizofrenia merupakan suatu kondisi psikotik yang mempengaruhi area fungsi tertentu seperti berpikir, berkomunikasi, menerima, menafsirkan realitas, merasakan dan menunjukkan emosi serta penyakit kronis yang ditandai dengan pikiran tidak teratur, delusi, halusinasi, dan perilaku aneh, adalah salah satu gangguan mental. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja faktor – faktor yang berhubungan dengan kekambuhan pada pasien skizofrenia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study melalui purposive sampling dengan mengambil sampel sesuai dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien skizofrenia yang mengalami kekambuhan rawat inap dengan jumlah populasi 526 orang pada tahun 2022 dan jumlah sampel penelitian ini berdasarkan perhitungan menggunakan rumus berjumlah 92 orang. Data penelitian ini dikumpulkan dari data primer yang diperoleh langsung dari responden yang diminta untuk mengisi kuesioner yang telah disusun oleh peneliti dan data sekunder dari pihak Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hasil penelitian ini menyimpulkan ada hubungan dukungan lingkungan sekitar (0,002), dukungan keluarga (0,019), kepatuhan minum obat (0,028) kekambuhan pasien skizofrenia rawat inap Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2023.
References
Ambari. (2010). Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Keberfungsian Sosial Pada Pasien Skizofrenia Pasca Perawatan Di Rumah Sakit.
Andri. (2018). Kongres Nasional Skizofrenia V Closing The Treathment Gap for Schizophrenia
Dahlan, Muhammad Sopiuddin. (2013). Statistik Untuk Kedokteran Dan Kesehatan: Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat, dilengkapi aplikasi dengan menggunakan SPSS Edisi 5 .
Depkes RI.(2018). Indikator Indonesia Sehat dan Pedoman Penetapan Indikator Provinsi Sehat dan Kabupaten/Kota Sehat. Jakarta.
Depkes RI. (2019). Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Dewi & Marchira. (2009). Riwayat Gangguan Jiwa Pada Keluarga Dengan Kekambuhan Pasien Skizofrenia Di Rsup Dr Sardjito Yogyakarta .
Djamaludin dan Fuad Nashori Suroso. (2011). Psikologi Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hamdiyati, y. (2008). Cara Membuat Kajian Pustaka. Universitas Pendidikan Indonesia.
Kaplan, Harold. (2011) Ilmu Kedokteran Jiwa Darurat Jakarta : Widya Medika. Kartini Kartono, Dr. (2012) Patologi Sosial 3 Gangguan Kejiwaan, PT. Raja Grafindo Persada: Jakarta
Keliat, Budi. (2019). Peran Serta Keluarga dalam Perawatan Pasien Gangguan Jiwa.Jakarta : EGC
Keliat, Budi. (2016). Peran Serta Keluarga dalam Perawatan Pasien Gangguan Jiwa.Jakarta : EGC.
Purnomo, Edi. (2014). Membangun Kesehatan Jiwa Edisi I, Pustaka Hidayah, Bandung.
Rasmun. (2011). Keperawatan Kesehatan Mental Psikiatri Terintegrasi Dengan Keluarga. Edisi I. Jakarta: CV. Sagung Seto.
Saputra, N. (2010). Skripsi Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kekambuhan Pasien Skizofrenia Di Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Samsi Jacobalis dr. Samsi Jacobalis Propinsi Sumatera Utara –Medan.USU
Sastroasmoro s & Ismael. (2018). Dasar - Dasar Metodologi Penelitian Klinis.
Siahaan, C. (2012). Skripsi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan Minum Obat Pasien Skizofrenia yang Mengalami. Keperawatan USU.
Sirait & Mustika. (2009). Faktor-Faktor Penyebab Ketidakpatuhan Pasien Skizofrenia Menjalani Pengobatan DiRumah Sakit Jiwa Daerah dr. Samsi Jacobalis dr. Samsi Jacobalis Propinsi Sumatera Utara Medan.
Suliswati. (2015). Konsep Dasar Keperawatan Jiwa. Jakarta: EGC.
Syaharia. (2018). Stigma Gangguan Jiwa Perspektif Kesehatan Mental
Yosep, I. (2017). Keperawatan Jiwa. Bandung : Refika Aditama.
Yosep, Iyus. (2018). Faktor Penyebab dan Proses terjadinya Gangguan Jiwa



