Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) sebagai Perawatan Paliatif pada Penderita Kanker: Literature Review

  • Komang Agus Jerry WIdyanata Universitas Pendidikan Ganesha
  • I Kadek Artawan Universitas Pendidikan Ganesha
  • Made Satya Nugraha Gautama Universitas Pendidikan Ganesha
  • Komang Noviantari Universitas Pendidikan Ganesha
  • Titin Novayanti Dey Universitas Pendidikan Ganesha
  • Theresia Theresia Universitas Pendidikan Ganesha
Keywords: kanker, paliatif, SELT terapi, spiritual

Abstract

Kanker merupakan penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan dan penyebaran sel yang tidak normal, tidak terkendali dan dapat menyebabkan kematian apabila penyebarannya tidak terkontrol. Prevalensi kanker di Indonesia yakni 1,4 per 1000 penduduk serta termasuk pencetus kematian nomor 7 sebanyak (5,7 %) dari seluruhnya pemicu kematian. Penyebab kanker bersifat multifaktorial, yang mencakup faktor genetik dan lingkungan, serta riwayat keluarga dengan kanker. Pasien yang terdiagnosis kanker mengalami masalah pada pemenuhan kebutuhan sehingga memiliki risiko tinggi mengalami depresi, kecemasan, hingga nyeri sehingga berpengaruh pada kualitas hidupnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi hasil penelitian berkaitan dengan pengaruh terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) sebagai perawatan paliatif pada penderita kanker. Metode literature review ini mencakup kajian literatur terbaru yaitu 5 tahun terakhir tentang efek terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) pada pasien kanker, kata kunci yang digunakan adalah “SEFT”, “Spiritual Emotional Freedom Technique”, “Palliative Care” dan “Cancer” yang dikombinasikan dengan “AND”. Pengumpulan data dirangkum menggunakan prisma flowchart yang menjelaskan hasil seleksi artikel dari proses identifikasi, penyaringan, hingga evaluasi kelayakan. Artikel temuan yang diulas menyatakan bahwa efektivitas penerapan dari intervensi SEFT pada pasien kanker dapat berpengaruh pada aspek kualitas hidup pasien kanker baik pada aspek fisiologis (peningkatan kualitas tidur dan istirahat, serta penurunan nyeri), dan psikologis (penurunan tingkat kecemasan atau ansietas, stres, depresi, dan peningkatan relaksasi) setelah diberlakukannya intervensi ini. Terapi SEFT dapat digunakan sebagai intervensi perawatan paliatif dalam meningkatkan kualitas hidup pasien khususnya pada pasien kanker.

References

Adhisty, K., Rica, D. S., Zaleha, Z., Marista, D., Paramesti, W. A., Agustin, I., & Yanti, S. D. (2019, October). Terapi Komplementer: Terapi Seft Pada Stress Dan Adaptasi Pasien Kanker Ovarium. In Proceeding Seminar Nasional Keperawatan (Vol. 5, No. 1, pp. 182-186).

Agustina, A. (2024). Pengaruh Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (Seft) Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Kanker Serviks Yang Menjalani Kemoterapi Di Ruang Rambang 2.2 Rsup Dr. Mohammad Hoesin Palembang Tahun 2023. Jurnal Kesehatan Bina Husada, 16(01), 31-37.

Desmaniarti, Z., & Avianti, N. (2014). Spiritual emotional freedom technique (seft) menurunkan stres pasien kanker serviks. Jurnal Ners, 9(1), 91-96.

Dewi Musfira Hasal, Muriyati, & Alfira, N. (2021). Effect Of Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) On The Decrease In Anxiety Levels In Cancer Patients. Comprehensive Health Care, 5(2), 73–80. https://doi.org/10.37362/jch.v5i2.596

Firmana, D., & Anina, H. N. (2024). Perawatan Paliatif Pada Pasien Kanker. Penerbit Salemba.

Haris, R. P. Y. A., & Asnaniar, W. O. S. (2023). Intervensi Terapi Kombinasi: Dzikir dan SEFT Menurunkan Kecemasan Pasien Kanker. Window of Nursing Journal, 77-87.

Khezri, E., Bagheri-Saveh, M. I., Kalhor, M. M., Rahnama, M., Roshani, D., & Salehi, K. (2022). NursingCare Based on the Support-Based Spiritual Care Model Increases Hope Among Women with Breast Cancer in Iran. Supportive Care in Cancer, 30 (1), 423–429. https://doi.org/10.1007/s00520-021-06413-4

Larasati, A. D., & Noni, I. B. (2022). Intervensi Komplementer untuk Menurunkan Fatigue dan Meningkatkan Kualitas hidup Pasien Kanker : A Systematic Review. Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing, 3(1), 34–42.

Latifah, A., & Sari, E. Y. (2024). Anxiety Level of Ovarian Cancer Patients After Being Given SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique). EMBRIO, 16(1), 89-94.

Lisarni, L., Nauli, F. A., Marthiningsih, M., Huda, N., & Pranata, S. (2022). The Effectiveness of Spiritual Emotional Freedom Technique in Improving Sleep Quality among Cancer Patients. International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS), 5(4), 334-339.

Majid, D., & Sukartini, T. (2021). SEFT Kombinasi Zikir Berpengaruh terhadap Depresi dan Kualitas Hidup Pada Pasien Kanker Kolon yang Menjalani Kemoterapi. Jurnal Keperawatan, 13(3), 605-618.

Maomao, C., He, L., Dianqin, S., Siyi, H., Xinxin, Y., Fan, Y., Shaoli, Z., Changfa, X., Lin, L., Ji, P., & Wanqing, C. (2022). Current cancer burden in China: epidemiology, etiology, and prevention. Cancer biology & medicine, 19(8), 1121–1138. https://doi.org/10.20892/j.issn.2095-3941.2022.0231

Marwing, A. (2019). Efektifitas Terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) Terhadap Penurunan Agresifitas Remaja Warga Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LKPA) Kelas I Blitar. Psikoislamika: Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam, 16(1), 29.

Maryana, M. (2019). Buku Panduan Singkat Pemula Spiritual Emotional Freedom Technique.

Mariani Nasution, R., Effendi, Z. (2020). Pengaruh Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap Tingkat Stres Pasien Kanker Payudara"

Maryatun, S. (2020). Pengaruh Spiritual Emotional Freedom Tehnique dan Supportive Therapy Terhadap Tingkat Stres Pasien Kanker Serviks. Jurnal Keperawatan Sriwijaya, 7(1), 14-25.

Nasution, R. M., Effendi, Z., & Hikayati, H. (2020, August). Pengaruh Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (Seft) Terhadap Tingkat Stres Pasien Kanker Payudara. In Proceeding Seminar Nasional Keperawatan (Vol. 6, No. 1, pp. 80-85).

Ningsih, N., & Ardianty, C. (2022). Application of Spiritual Emotional Freedom Technique on Anxiety of Hypertension Patients in the Work Area of the Simpang Periuk Public Health Center Lubuklinggau City. East Asian Journal of Multidisciplinary Research, 1(9), 1903-1912.

Rachmawardany, D. W., Mustikawati, I. F., Septianawati, P., & Immanuel, G. (2024). Efek Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap Kesejahteraan Psikologis Pasien: Systematic Literature Review. Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis, 13(2), 136-143.

Rumambi, M. F., Suprapti, F., & Susilo, W. H. (2024). The effect of Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) on pain intensity of advanced breast cancer patients in X hospital tangerang. Journal of Holistic Nursing, 42(2_suppl), S99-S109.

Safitri, A. W., & Machmudah, M. (2021). Penurunan nyeri dengan intervensi kombinasi terapi relaksasi pernafasan dan terapi SEFT pada pasien dengan kanker servik stadium IIIB. Holistic Nursing Care Approach, 1(1), 1-8.

Sakinah, U., & Suyadi, S. (2020). The Effectiveness of Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) to Reduce Stress and Increase Work Motivation in Nurses. Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 3(2), 56-66.

Saputra, A., & Saputra, M. (2021) The Therapy Effect of Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) on The Anxiety Level of Cancer Patients Undergoing The Chemotherapy. Jurnal Kesehatan STIKES Darul Azhar Batulicin, 9 (2).

Utami, S. (2024). Efektivitas Terapi Komplementer Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup pada Pasien Kanker: Literature Review: Effectiveness of complementary therapies to improve quality of life in cancer patients: a literature review. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 8(1).

Wijayati, S., Fitriyanti, S. A., & Arwani, A. (2020). Pengaruh Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Penurunan Tingkat Depresi Pada Pasien Kanker Serviks. Medica Hospitalia: Journal of Clinical Medicine, 7(2), 398-402.

Published
2025-02-21
How to Cite
WIdyanata, K. A. J., Artawan, I. K., Gautama, M. S. N., Noviantari, K., Dey, T. N., & Theresia, T. (2025). Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) sebagai Perawatan Paliatif pada Penderita Kanker: Literature Review. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(1), 649-662. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i1.5816

Most read articles by the same author(s)