Hubungan Pelaksanaan Teknik Perawatan Luka Sederhana pada Pasien Pasca Operasi dengan Length of Stay Pasien Rawat Inap
Abstract
Proses operasi akan mengakibatkan luka pada tubuh seseorang, proses ini membutuhkan perawatan luka pada pasca operasi. Penatalaksanaan perawatan luka bertujuan untuk mempercepat kesembuhan luka itu sendiri dengan cara mempertahankan luka dalam kondisi lembap, mengontrol kejadian infeksi, mengabsorbsi cairan luka yang berlebihan, membuang jaringan mati, menjaga luka tetap steril, dan cost-effective. Faktor inilah yang juga akan dapat mempengaruhi lamanya pasien dirawat diruang rawat inap atau Length of Stay pasien. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa hubungan pelaksanaan teknik perawatan luka sederhana pasca operasi dengan Length of Stay pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Royal Prima Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan survey analitik dan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di ruang rawat inap pasien pasca operasi RSU Royal Prima pada bulan Maret 2025. Populasi merupakan seluruh pasien pasca operasi yang dirawat inap lebih dari 3 hari dan mendapatkan perawatan luka sederhana. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling, berdasarkan teknik ini maka peneliti menentukan jumlah sampel sebanyak 20 orang. Data yang diperoleh akan dianalisa univariat dan bivariat melalui uji Wilcoxon. Hasil penelitian menjelaskan bahwa hasil uji chi-square diperoleh nilai P<0,006 artinya ada hubungan antara pelaksanaan Teknik perawatan luka sederhana pasca operasi bedah dengan Length of Stay (LOS) pada pasien rawat inap di RSU Royal Prima. Kesimpulan adalah ada hubungan antara pelaksanaan Teknik perawatan luka sederhana pasca operasi bedah dengan Length of Stay (LOS) pada pasien rawat inap di RSU Royal Prima.
References
Anggraeni. (2014). Evaluasi Pelaksanaan Sistem Pasien di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit. Jurnal Kedokteran Brawijaya, Vol. 28
Arikunto, S. (2017). Pengembangan Instrumen Penelitian dan Penilaian Program. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Atabaki, A.M.S., N. Keshtiaray, & M.H. Yarmohammadian. (2015). Scuritiny of critical thinking concept. International Education Studies, 8(3), 93-102. https://doi.org/10.5539/ies.v8n3p93
Abdullah, D. (2022). Penyembuhan Luka Sayat Pada Mencit Melalui Pemberian Gel Kefir. Penerbit Adab
Aminuddin, Sholichin, Sukmana, M., et al., (2020), Modul Perawatan luka, CV Gunawan Lestari, Samarinda.
Angriani, S., Hariani, H., & Dwiyanti, U. 2019. Efektifitas Perawatan Luka Modern Dressing Dengan Metode Moist Wound Healing Pada Ulkus Diabetik Di Klinik Perawatan Luka Etn Centre Makassar. Journal Media Keperawatan Politeknik Kesehatan Makassar, Vol 10 No 1
Amirsyah, M., & Putra, M. I. A. (2020). Ulkus Dekubitus pada Penderita Stroke. Jurnal Kesehatan Cehadum; Vol.2 No.3
Ariningrum, D., & Subandono, J., (2018), Buku Pedoman Manajemen Luka, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Arsa, R. G. D. 2020. Asuhan Keperawatan pada Pasien Ulkus Diabetikum yang di Rawat di Rumah Sakit
Bella, A. (2022). 4 Tahapan Dalam Proses Penyembuhan Luka
Cahyono, A, D., Tamsuri, A., & Wiseno, B. (2021). Wound Care dan Health Education Pada Masyarakat Kurang Mampu Yang Mengalami Skin Integrity Disorders di Desa Asmorobangun, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri. Journal of Community Engagement in Health Vol.4 No.2 page 424-431. ISSN: 2620-3758
Delinda Nelza, Halimuddin, Nurhidayah Irfanita. (2021). Length Of Stay Pasien di Instalasi Gawat Darurat.http://www.jim.unsyiah.ac.id/FKep/article/view/18409/8455
Erika, E., Fitri, R. F., & Sumiati, A. (2021). Pengaruh Perawatan Luka Menggunakan Gel Lidah Buaya Terhadap Kesembuhan Dekubitus. Jurnal Indah Sains dan Klinis, 2(3), 40-51.
Clevelan Clinic. (2021). Incision Care. [online] Available at: https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/15709-incision-care
Gaol, L, L., & Liza, P. 2023. Diabetic Ulcuses Treatments Using Wound Care Method In Alhuda Wound Care Lhokseumawe. Jurnal Kesehatan Akimal, Vol.2 No.01 hal 2615-0573.
Ismail, Ahmad. (2018). Analisa Faktor yang Mempengaruhi Length of Stay Pasien di IGD Menggunakan Pendekatan Time Frame Guide Emergency Model OfCare.https://repository.unair.ac.id/77564/2/full%20text.pdf
Kurniawan, W., & Agustini, A. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan dan Keperawatan. CV Rumah Pustaka
Lestari, T, Y. 2021. Komplikasi Ulkus Dekubitus yang berbahaya. Mayo Clinic
Kemenkes RI. (2017). Data dan Informasi Kesehatan Profil Kesehatan Indonesia 2016
Maria, O., Utami, P., & Damayanti, A. 2018. Efektivitas Perawatan Luka Teknik Balutan WetDry Dan Moist Wound Healing Pada Penyembuhan Ulkus Diabetikus. Journal of Borneo Holistic Health, Vol 1 No.1 hal 1-139
Nursanty, O. E., & Arofiati, F. (2020). Penerapan Standar Operasional Prosedur Perawatan Luka Bersih melalui Pelatihan Perawatan Pasca Operasi. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 19(01), 29–37. https://doi.org/10.33221/jikes.v19i01.532.
Mutmainnah, Andi. (2019). Faktor-Faktor Yang Behubungan Dengan Length of Stay (LOS) paasien dI Instalasi Gawat darurat. Darurat RSU Wisata UIT Makasar. https://stikespanakkukang.ac.id/assets/uploads/alumni/8ac5c36e28036fac0b8278616eb 634b7.pdf
Rohmah, N, E. 2024. Penerapan Moist Wound Healing Terhadap Masalah Gangguan Integritas Jaringan Ulkus Dekubitus Pada Pasien Diabetes Mellitus Hiperglikemi Di Ruang Diponegoro Rsud Kanjuruhan. Repository Universitas Muhammadiyah Malang
Tejo Saksono, Siwi, A. S., & Putranti, D. P. (2022). Asuhan Keperawatan Hambatan Mobilitas Fisik pada Pasien dengan Stroke Non Iskemik. Jurnal Inovasi Penelitian, 3(7), 7125–7132.
Wahab Encep Abdul, dkk. (2021). Analisis Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Length of Stay (LOS) Pasien Rawat Inap Di Instalasi Gawat Darurat RSUD Cibinong.file:///C:/Users/USER/Downloads/1746-5074-1-PB%20(3).pdf.
Wintoko, R. A. (2020). Manajemen Terkini Perawatan Luka Updat Wound Case Management. JK Unila, 89-183
Saputri, Agnes Dea. 2023. Efektivitas Polyurethane Foam Dressing Terhadap Kontrol Hipergranulasi Pada Luka Kronis. Diploma thesis, Universitas Nasional.



