Hubungan Kadar Saturasi Oksigen dengan Tingkat Kesembuhan Klien Corona Virus Disease-19 di Ruang Isolasi
Abstract
Corona virus Disease 2019 (COVID-19) merupakan suatu penyakit yang dapat menular akibat dari suatu virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) sebagai penyebabnya.Penderita COVID-19 jika saturasi oksigen ada dibawah 95% sampai 60% akan mengalami gagal nafas dan kematian jika penurunan terus terjadi tanpa dilakukan pertolongan segera akan mengakibatkan perburukan prognosis. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan kadar saturasi oksigen dengan tingkat kesembuhan pada klien corona virus disease 19 di Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan case control.Populasi dalam penelitian ini adalah klien corona virus disease 19 pada bulan juli sebanyak 61 orang dengan teknik total sampling.Pengumpulan data menggunakan lembar observasi untuk kadar saturasi oksigen dan kesembuhan klien. Berdasarkan analisis menggunakan Spearman Rho didapatkan bahwa ada hubungan tingkat sedang antara kadar saturasi oksigen dengan kesembuhancorona virus disease 19 yaitu p value sebesar 0,001 dan nilai r 0,412. Kesimpulan penelitian ini berarti ada hubungan tingkat sedang antara kadar saturasi oksigen dengan kesembuhan corona virus disease 19 di Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso.
References
Alfin Heriagus. (2021).Memahami kadar oksigen kritis pada klien covid 19,https://www.ui.ac.id/memahami-saturasi-oksigen-kritis-pada-klien-COVID-19/ tanggal 25-09-2021
Anung Sugihantono, dkk. (2021).Pedoman Pencegahan Dan Pengendalian Coranavirus Disease (COVID-19), Jakarta, Kementrian Kesehatan RI;
Armanto Makmun, Nur Siamu Ramadhani. (2020). Tinjauan Terkait Terapi Covid -19. Jakarta.Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia.
Chrisshania M. Shianata, et al. (2019). Happy Hypoxia Pada Coronavirus Disease. Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara, Indonesia
Dahlan,S. (2014). Statistik untuk kedokteran dan kesehatan. Jakarta. Persatuan Epidemiologi Indonesia
Erlina Burhan. (2020). Pedoman Tatalaksana covid 19 edisi 3,Jakarta,Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI)
Garcés. (2020). Pathophysiologyand Prospects for Early Detection in Patients with Mild Symptoms of The Controversial Virus in Underdeveloped Countries.” Journal of HealthScience and Prevention 4(2):91–98
Imas Masturoh. (2018). Metodologi penelitian, PPSDMK kemenkes,Jakarta
Ivan, Hariyanto;Timotius.( 2020). “Anemia Is Associated with Severe CoronavirusDisease 2019 (COVID-19) Infection Dear.” Elsevier
Kemenkes RI. (2020). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 Revisi 5. https://covid19.kemkes.go.id/protokol-covid-19/kmk-no-hk-01-07-menkes-413-2020-ttg-pedoman-pencegahan-dan-pengendalian-covid-19
Mona, N. (2020). Konsep Isolasi Dalam Jaringan Sosial Untuk Meminimalisasi Efek Contagious (Kasus Penyebaran Virus Corona Di Indonesia). Jurnal Sosial Humaniora Terapan
Nur Indah Fritriani. (2020). Tinjauan Pustaka COVID-19: Virologi,Patogenesis, Dan Manifestasi Klinis.” Jurnal Medika Malahayati
Nina Herlin. (2021). Ini Kriteria Sembuh dari Corona Menurut Kemenkes https://www.sehatq.com/artikel/ini-kriteria-sembuh-dari-corona-menurut-kemenkes
Notoatmodjo, S.(2016). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Nursalam. (2015). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika
Priyantono, dkk (2020). Sistem Prediksi Gejala Virus Korona dengan Metode Forward Chaining. JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa), Vol. 5, No. 1, Juni 2020
Salma. (2020). Analisis Pengaruh Tingkat Kematian Akibat Covid-19 terhadap kesehatan mental masyarkat di Indonesia. Universitas Padjajaran. Jurnal Ilmiah
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Bisnis, CV. Alfabeta, Bandung
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung.
Susilo, dkk. (2019). Coronavirus Disease 2019: Tinjauan Literatur Terkini.” Jurnal Penyakit Dalam Indonesia
WHO. (2021). “COVID-19 Weekly Epidemiological Update.” World HealthOrganization
World Health Organization. (2020). Tatalaksana Klinis Infeksi Saluran PernapasanAkut Berat ( SARI ) Suspek Penyakit COVID-19



