Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Kontrasepsi Metode Operasi Wanita (MOW)
Abstract
Metode Operasi Wanita (MOW) merupakan metode kontrasepsi yang sangat efisien dan lebih efektif namun penggunaanya tergolong masih sangat rendah hanya sebesar 2,76% dari semua pengguna akseptor KB. Hal ini dikarenakan oleh beberapa faktor diantaranya adalah faktor pengetahuan, pendidikan dan dukungan suami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi MOW. Penelitian ini menggunakan studi literatur dengan desain traditional review. Pencarian artikel jurnal dilakukan dengan memerhatikan format PEOS. Pencarian dilakukan pada beberapa database Google Scholar, Pubmed, dan Science Direct dengan menggunakan kata kunci yang telah ditentukan oleh peneliti. Seluruh jurnal artikel yang ditemukan diseleksi menggunakan kriteria inklusi yang telah ditentukan. Dilakukan seleksi dan penilaian kualitas jurnal kemudian artikel dianalisis satu persatu untuk ditarik kesimpulan. Dari 11 artikel ilmiah yang telah dianalisis, pengetahuan, pendidikan, dan dukungan suami merupakan faktor yang berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi Metode Operasi Wanita (MOW) dan faktor yang paling berpengaruh adalah faktor pengetahuan. Terdapat hubungan pengetahuan dengan pemilihan MOW. Tidak terdapat hubungan tingkat pendidikan dengan pemilihan MOW. Terdapat hubungan dukungan suami dengan pemilihan MOW. Faktor pengetahuan merupakan faktor yang paling berpengaruh dengan pemilihan MOW.
References
Chania Forcepta & Rodiani. (2017). Faktor-Faktor Penggunaan Alat Kontrasepsi Medis Operasi Wanita (MOW) pada Pasangan Wanita Usia Subur. Fakultas Kedokteran Universitas Lampung, 6(1).
Hartanto, H. (2010). Keluarga Berencana Dan Kontrasepsi (KB). Pustaka Sinar Harapan.
Ida Bagus, M. (2014). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan KB. EGC.
Kalra, R., Phadnis, S., & Joshi, A. (2015). Perceptual analysis of women on tubectomy and other family planning services: A qualitative study. Obstetrics and Gynecology, 6.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2018. Kementrian Kesehatan RI.
BKKBN.2017. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah 2017. pdf. (n.d.).diunduh pada Senin, 28 Agustus 2020
Mayani Basavaraj., N., C., P., & S., M. (2019). A cross-sectional study on preference of tubectomy over vasectomy among eligible couples in Bengaluru, Karnataka. International Journal Of Community Medicine And Public Health, 7(1), 269. https://doi.org/10.18203/2394-6040.ijcmph20195865
Putri, K. M. (2020). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Kontrasepsi Mow Pada Ibu Nifas Di Rsia Annisa. 2, 11.
Rahman, Z., Kunoli, F. J., & Amalinda, F. (2017). The Factors Related To The Application Of Contraception Method Of Women Operation (Mow). Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(2), 153. https://doi.org/10.31934/promotif.v7i2.89
Septiwiyarsi. (2017). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Kontrasepsi Metode Operatif Wanita (Mow) di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2016. 6(2).
Shettian, N., & Ajila, D. (2018). Factors influencing the acceptance and awareness of permanent method of family planning. International Journal of Reproduction, Contraception, Obstetrics and Gynecology, 7(3), 875. https://doi.org/10.18203/2320-1770.ijrcog20180454
Singh, P., Singh, K. K., & Singh, P. (2021). Factors explaining the dominion status of female sterilization in India over the past two decades (1992-2016): A multilevel study. PLOS ONE, 16(3), e0246530. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0246530
Subdirektorat Publikasi dan Kompilasi Statistik. 2017. Statistik Indonesia 2017.pdf.(n.d.)/.BP



